Tips Sukses Menjadi Arsitetur
Tips Sukses Menjadi Arsitetur

Tips Sukses Menjadi Arsitetur – Menjadi arsitektur menjadi salah satu cita-cita yang serinkali dianggap menjadi cita-cita yang sulit digapai karena kesulitan dalam pembelajarannya.

Arsitektur merupakan salah satu jurusan yang dikenal cukup prestisius. Meski tingkat kesulitannya tinggi dan butuh merogoh kocek yang gak sedikit, banyak orang berbondong-bondong masuk jurusan ini setiap tahunnya.

Nah, buat kamu yang sedang atau akan masuk kuliah arsitektur, ada beberapa tips nih yang bisa dipakai supaya berhasil di jurusan ini http://162.214.117.184/. Baik saat masih duduk di bangku universitas atau sesudah keluar nanti di dunia kerja. Keep reading!

1. Merasa salah jurusan di awal itu lumrah, jangan buru-buru keluar

Jika kamu terbiasa santai sewaktu di SMA dan berekspektasi bahwa arsitektur sekadar menggambar, maka jangan kaget saat semester awal kamu bakal berhadapan dengan tugas segunung. Tugas di jurusan arsitektur selain sangat banyak, proses pengerjaannya pun lama dan butuh ketelitian ekstra.

Merasa salah jurusan di awal-awal semester tidak hanya dirasakan oleh kamu saja kok. Hampir semua mahasiswa arsitektur pernah berpikiran demikian. Jadi, jangan buru-buru keluar. Justru proses ini melatih problem solving-mu yang mana menjadi bekal penting di dunia kerja.

2. Carilah pendapatan sampingan dan tabung untuk keperluan tugas

Percaya atau tidak, kemampuan finansial sangat menentukan seberapa memuaskan hasil tugas kamu selama kuliah arsitektur. Contohnya saja maket. Tugas ini biasanya memakan biaya gak sedikit, bahkan sampai jutaan rupiah.

Maka dari itu, gunakan kemampuan kamu yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Entah dengan memulai usaha, menjadi penulis atau guru les bagi anak SMP. Tapi ingat, jangan sampai hal tersebut menganggu tugas-tugas kuliahmu.

3. Pikir dua kali sebelum ikut suatu organisasi atau komunitas

Memang benar kalau organisasi atau komunitas membantu menambah relasi. Tapi, tengok dulu seberapa bermanfaat bagi kuliah arsitekturmu. Jika isinya hanya rapat-rapat gak jelas, lebih baik tidak perlu ikutan.

Organisasi atau komunitas gak selalu harus yang ada di kampus kok. Yang penting kegiatan itu tidak membuang waktu-waktu. Ingat, waktu sangat berharga bagi mahasiswa arsitektur. Gak mau ‘kan kamu setiap hari harus lembur nugas gara-gara siangnya kumpulan mulu?

4. Cobalah untuk rajin mengulik pengetahuan dan skill secara mandiri

Jangan mengandalkan pemaparan dosen. Jadikan pelajaran di kelas sebagai gambaran umum. Nah, untuk lebih detailnya kamu bisa eksplor sendiri.

Cek di internet bagaimana teknik cepat menggambar di perangkat lunak, life hack membuat maket supaya bisa menekan biaya dan dasar-dasar fotografi bagi pemula. Itu semua bakal terpakai sampai di dunia kerja, lho!

5. Investasikan uangmu untuk membeli laptop atau merakit PC berkapasitas tinggi

Laptop dengan RAM 4 GB dan prosesor standar bakal bikin kamu darah tinggi saat menggambar di perangkat lunak karena super lamban. Bahkan, gak jarang laptop yang RAM 8 GB pun sedikit bikin ngos-ngosan.

Lebih baik membeli laptop gaming atau merakit PC berkapasitas tinggi supaya pengerjaan tugasmu bisa lancar jaya. Tabung uangmu sedikit demi sedikit. Untuk sementara, carilah teman yang berbaik hati memperbolehkanmu menumpang tugas di laptopnya yang mumpuni.