Menerapkan Sistem Kerja Work From Home
Menerapkan Sistem Kerja Work From Home

tipshidupsukses.web.id Pada kesempatan kali ini kammi akan memberikan informasi berisikan ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Menerapkan Sistem Kerja Work From Home. Dari sumber yang terpercaya dan pencarian yang kami telusuri,berikut ini beberapa artikel yang mengulas dan membahas mengenai Menerapkan Sistem Kerja Work From Home

Berdasarkan data dari Global Workplace Analytics, remote work atau work from home tumbuh sebesar 159% selama 12 tahun terakhir.Beberapa orang percaya work from home dapat meningkatkan produktivitas kinerja.Meskipun bekerja di rumah terdengar seperti mimpi yang menjadi kenyataan tapi tidak semua bidang pekerjaan cocok untuk sistem ini. Misalnya saja tenaga kerja medis, petugas transportasi massal, kurir dan jurnalis.

Di Indonesia, masih sangat sedikit perusahaan yang memberlakukan work from home atau merekrut freelancer maupun tenaga kerja full time remote.Hal tersebut dikarenakan beberapa kekhawatiran perusahaan seperti tidak dapat memonitor kinerja karyawan, sulit nya komunikasi dan bahkan tidak percaya karyawan nya akan bekerja di rumah.Meskipun demikian, work from home diramalkan akan menjadi sistem kerja di masa depan.Agar dapat beradaptasi dengan hal tersebut, kami akan memberikan tips dalam mempersiapkan sistem work from home untuk perusahaan Anda.

Keuntungan dan Kerugian Work From Home Bagi Perusahaan
Sebelum mempersiapkan work from home untuk perusahaan Anda, terlebih dahulu kami akan ulas kembali keuntungan dan kerugiannya.

Keuntungan
1. Karyawan merasa termotivasi karena mereka mendapatkan keseimbangan kehidupan kerja yang baik, tidak banyak waktu yang habis terbuang di perjalanan. Hal ini menjadi faktor yang bisa meningkatkan produktivitas mereka.

2. Ada banyak penghematan sehubungan dengan biaya infrastruktur kantor seperti ruang, tagihan listrik dll.

3. Ada banyak pelamar potensial yang tereliminasi karena memiliki masalah dengan jarak. Dengan sistem work from home, perusahaan bisa mendapatkan peluang lebih besar untuk mendapatkan kandidat yang berkualitas.

Kerugian
Meskipun diramalkan menjadi sistem di masa depan, work from home juga masih memiliki sejumlah kerugian. Di antaranya sebagai berikut:

1. Bisa menimbulkan masalah terkait dengan memonitor pekerjaan.

2. Bisa timbul masalah keamanan dengan data yang ditransfer dan yang tidak dapat dipantau dengan mudah.

3. Miskomunikasi lebih sering terjadi. Siapa pun tahu miskomunikasi sulit dihindari dan menjadi penghalang produktivitas. Sayangnya, pekerjaan jarak jauh hanya memperburuk masalah ini, karena sebagian besar komunikasi untuk pekerja jarak jauh hanya melalui telepon dan atau chat.

Tips Persiapan Work From Home
Sebelum menerapkan work from home, Anda harus mengidentifikasi pekerjaan apa saja yang dapat dilakukan dari rumah dan apa saja yang tidak bisa.

Setelah mendapatkan hasil identifikasi tersebut, terapkan tips-tips berikut yang sesuai dengan perusahaan Anda.

1. Tetapkan Ekspektasi yang Jelas
Setiap karyawan memiliki pemikiran yang berbeda tentang pekerjaan yang “baik” atau “cepat”. Anda dapat menentukan deadline suatu pekerjaan dengan menambahkan event atau note di Google Calendar yang dapat diakses oleh tim.

2. Komunikasi Secara Intens
Gunakan beberapa saluran untuk terus berkomunikasi di hari kerja. Misalnya menggunakan whatsapp grup atau telegram grup. Kemudian, rencanakan meeting face to face yang dijadwalkan secara rutin. Ini bisa dilakukan setiap minggu, 2 minggu atau per bulan.

3. Fokus Pada Hasil
Rasa tidak percaya dan terlalu khawatir akan membuat karyawan yang bekerja di rumah merasa tidak nyaman. Misalnya Anda chat 1 atau 2 jam sekali dan ingin tahu apakah karyawan sedang bekerja di depan komputernya. Hal seperti itu malah akan membuat karyawan tidak bisa berkonsentrasi. Anda cukup fokus pada hasil pekerjaan nya, apakah sesuai dengan ekspektasi dan evaluasi kinerja nya.

4. Gunakan Software untuk Mendukung Anda
Selain google calendar dan chat group, untuk mendukung proses berjalannya pekerjaan jarak jauh, Anda memerlukan beberapa software pendukung lain.

Misalnya google drive untuk berbagi dokumen, Trello yang bisa digunakan untuk update progress, dan Google Hangout, Zoom atau Skype untuk video meeting.

Anda juga dapat menggunakan aplikasi KaryaOne untuk mengontrol lokasi pegawai yang bekerja di rumah. Dengan fitur field reporting pegawai dapat melakukan absensi meskipun bekerja di rumah.

Hal ini dilakukan untuk mengecek jam berapa pegawai Anda mulai bekerja, karena bisa saja pegawai Anda masih tidur jam 8 pagi saat jam kerja dimulai. Dan dimana karyawan Anda, apakah benar-benar di rumahnya atau malah pergi-pergi ke lokasi yang tidak seharusnya.

5. Berikan Aturan / Arahan saat Work From Home
Meskipun karyawan Anda bekerja di rumah, Anda tetap perlu memberikan arahan saat mereka bekerja.

Komunikasi saat mengirim pesan atau email harus jelas
Greg Caplan, CEO and cofounder of Remote Year, mengatakan bahwa karyawan WFH harus mengerti bagaimana komunikasi yang jelas dengan tim nya. Pesan dan email yang tidak jelas dan kurang lengkap bisa berakibat miskomunikasi.

Tetap melakukan rutinitas di pagi hari
Salah satu kelebihan dari kerja di rumah adalah karyawan bisa langsung bekerja tanpa melakukan rutinitas pagi seperti mandi, ganti baju atau sarapan.

Menurut Tamika Pumphrey (career and leadership coach), penampilan akan mempengaruhi perasaan seseorang.

Rutinitas pagi sangat efektif untuk merubah mood untuk cepat bekerja dan bisa meningkatkan produktivitas karyawan sepanjang hari.

Cari tempat yang bebas dari gangguan
Bekerja di rumah tidak akan efektif dan meningkatkan produktivitas jika di rumah karyawan Anda banyak gangguan.

Misalnya bekerja di ruangan dengan tv yang selalu menyala, atau tidak ada ruangan / kamar khusus untuk bekerja sehingga orang yang tingga serumah tidak mengganggu saat bekerja.

Simpulan
Perusahaan dapat menerapkan sistem work from home dengan mempertimbangkan jenis pekerjaan, proses bekerja di rumah dan alat kontrol hasil kerja karyawan. Tidak ada bedanya dengan bekerja di kantor, perusahaan harus tahu apa yang diharapkan dari karyawan. Dengan bantuan peraturan dan software yang tepat, mengontrol proses dan hasil kerja karyawan secara remote adalah hal yang sangat memungkinkan.