Hindari Dan Dekati Sifat Ini Di Kantor
Hindari Dan Dekati Sifat Ini Di Kantor

tipshidupsukses.web.id Pasti beberapa dari kalian takut melakukan kesalahan saat bergaul di kantor? Apa sih yang harus dilakukan di kantor agar disukai? Apa sih yang harus dihindari saat di kantor agar tidak dikucilkan?Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Hindari Dan Dekati Sifat Ini Di Kantor. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Hindari Dan Dekati Sifat Ini Di Kantor

Apa saja sih yang harus Kamu Hindari saat di kantor agar TIDAK TERKESAN buruk?

1. Belum Bisa Membedakan Formal dan Non-Formal
Ketika ingin melamar pekerjaan tentunya hal pertama yang harus disiapkan calon pekerja adalah selain membuat lamaran pekerjaan yang nantinya akan dituju ke perusahaan yang dituju, calon pekerja juga harus menentukan pakaian seperti apa yang cocok bila dipanggil interview.

Namun, sayangnya tak sedikit dari mereka yang masih merasa bingung menyoal pemilihan busananya seperti menggunakan celana bahan, rok panjang atau pendik, kemeja panjang atau pendek, berwarna atau tidak dan sebagainya.

Hal tersebut menjadikan mereka belum bisa membedakan kapan harus formal dan non-formal. Jangan khawatir, ada cara untuk mengatasinya, yaitu cari tahu gaya perusahaan terlebih dahulu apakah terlihat santai atau justru sebaliknya. Kamu bisa mengetahuinya melalui website terkait, atau sosial yang dimiliki. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah untuk menentukan harus formal atau non-formal.

2. Tidak Berani Berinisiatif
Memasuki lingkungan baru seringkali membuat orang takut untuk bertindak inisiatif yang dikarenakan karenakan takut salah, malu atau dimarahi. Perlu diketahui, sekarang ini kebanyakan perusahaan sudah mengikuti perkembangan zaman yang mengharuskan pekerjanya untuk berani berinisiatif dalam menyampaikan ide atau pendapat.

Namun, masih ada juga perusahaan yang tidak memberikan kebebasan untuk hal tersebut, melainkan semua ide atau pendapat tergantung dari para atasan. Oleh karena itu, bertindaklah sesuai dengan ruang lingkup kerjamu agar berjalan dengan lancar.

3. Terlalu Sering Mengobrol
Mengobrol dengan rekan kerja itu perlu, karena itu akan membantu kamu dalam menyelesaikan pekerjaan. Namun, terlalu banyak mengobrol akan membuat citra kamu menjadi buruk di mata rekan atau atasanmu. Segala sesuatu ada waktunya dan ada tempatnya. Mengobrol dengan teman kantor lebih baik dilakukan pada saat istirahat atau sepulang kerja, jangan dilakukan pada saat jam kerja karena selain mengganggu pekerjaan orang lain, pekerjaan kamu juga jadi terganggu.

4. Main Ponsel Berlebihan
Memulai pekerjaan membutuhkan tekad dan fokus yang tinggi agar hasilnya juga akan maksimal. Kadang pekerja baru mudah bosan dan teralihkan fokusnya ke hal yang lain, misalnya saja terlalu sering bermain ponsel karena banyak notifikasi pesan yang masuk.

Ini tentunnya akan membuat pekerjaanmu terhambat dan hasilnya tidak akan memuaskan. Bukan hanya itu saja, jika ini dialami secara terus menerus atasanmu tidak akan segan-segan untuk menegor untuk memperbaiki kualitas kerjamu. Jadi, lebih baik berhenti menggunakan ponsel secara berlebihan disaat jam kerja.

5. Tidak Tahu Nilai Diri Sendiri
Bagus atau tidaknya kinerja seseorang tergantung dari nilai yang diberikan rekan kerja atau atasan. Kamu sebagai pekerja tentunya bisa mengira-ngira berapakan nilai yang didapat atas kinerja selama ini. Ini tentunya untuk memotivasi kamu untuk bekerja lebih baik lagi.

Namun, kebanyakan pekerja baru sekarang ini tidak bisa menilai dirinya sendiri yang membuat mereka tidak bisa berkembang dengan baik. Kondisi seperti ini tentunya jangan dibiarkan terlalu lamu, sebab akan karier kamu akan terancam.

6. Boros di Awal Bulan
Berhasil menghasilkan uang sendiri, biasanya membuat kamu cenderung menghamburkan uang di awal bulan. Uang kamu akan sudah sangat menipis di tengah bulan, sehingga nanti harus hidup serba pas bahkan serba kekurangan untuk melewati bulan tersebut. Jika tidak ingin merasakan itu, jadilah pekerja yang cerdas dengan berpikirkan jangka panjang. Lebih baik berhemat sebulan daripada merana di akhir bulan.

Jadilah Pekerja Baru yang Baik!
Setiap orang ingin menjadi pekerja baru yang baik. Maka, mulailah belajar untuk lebih profesional dalam bekerja karena dengan bersikap demikian, kamu dapat menonjolkan sisi baik dirimu di depan rekan kerja dan atasanmu. Selain itu, belajarlah untuk atur uang, seberapapun pendapatan kamu, pasti akan cukup jika bisa diatur dengan bijaksana.

Apa saja sih yang harus Kamu lakukan saat di kantor agar terkesan friendly?

1. Saat Berbicara, Tatap Mata Lawan Bicara dan Tersenyumlah
Jadilah seseorang yang ramah di tempat kerja. Saat sedang berbicara dengan rekan kerja, tataplah matanya. Dengan begitu, rekan kerja akan merasa dihargai dan pernyataan Anda juga akan lebih dipercaya karena mereka yakin bahwa Anda mengatakannya dengan jujur. Selain itu, bangunlah kehangatan saat berbicara.

Tidak ada salahnya untuk tersenyum saat berkomunikasi dengan rekan kerja. Hal ini bisa dilakukan agar suasana tidak terlalu tegang. Apalagi jika Anda adalah seorang pekerja baru di tempat tersebut. Anda masih perlu menunjukkan jati diri dan karakter Anda dan tentunya harus yang positif.

Baca Juga : Tips Menjadi Pekerja Baru

2. Jangan Sungkan Mengatakan bahwa Anda Memiliki Kesamaan dengan Mereka
Di tempat kerja, bangunlah komunikasi sebaik mungkin dengan rekan kerja. Komunikasi yang baik yang dimaksud di sini bukanlah berdasarkan tingkat keseringan berbicara dengan rekan kerja, namun seberapa berkualitas cara Anda dan mereka berkomunikasi.

Anda tidak harus mulu-mulu berbicara mengenai urusan kantor dengan rekan kerja. Sesekali selipkanlah pertanyaan mengenai kegemaran mereka atau hal-hal yang mereka sukai bahkan yang mereka benci. Alangkah lebih baiknya jika memiliki kegemaran yang sama dengan mereka. Dengan begitu, hubungan antara Anda dan rekan kerja bisa lebih mudah terjalin karena sejatinya orang-orang yang memiliki kesamaan akan lebih mudah dihubungkan satu dengan yang lainnya.

3. Bekerja dengan “Niat”
Di tempat kerja, tunjukkanlah bahwa Anda melakukan pekerjaan tersebut dengan “niat”. Ketika ada sesuatu yang harus diselesaikan, ajukanlah diri Anda. Meskipun pada dasarnya Anda tidak terlalu memahami bagaimana cara menyelesaikannya, Anda bisa menanyakan hal yang kurang dimengerti tersebut kepada rekan kerja lainnya atau bahkan kepada atasan Anda.

Semakin sering bertanya berarti semakin sering juga Anda berkomunikasi dengan mereka. Akan tetapi, jangan sampai menanyakan hal-hal yang “menjurus” misalnya mengenai kehidupan pribadi mereka. Biarlah mereka saja yang mengetahui keburukan diri dan masalah mereka masing-masing. Jangan ikut campur.

4. Ringan Memuji
Terkadang seseorang merasa pencapaiannya tidak terlalu membanggakan. Dengan memuji hasil karya mereka, berarti Anda membantu menyadarkan mereka bahwa hasil kerja mereka sangat hebat. Lagian siapa yang tidak senang dipuji? Akan tetapi, jangan terlalu memaksakan diri untuk memuji karena sesuatu yang dilakukan dengan terpaksa tidak akan ada baiknya.

Berikanlah mereka pujian yang tulus yang memang berasal dari hati nurani saat melihat hasil karya mereka. Pujian yang Anda berikan juga kemungkinan besar bisa membuat mereka lebih kreatif dan semangat lagi dalam berkarya. Oleh sebab itu, pekalah terhadap kelebihan rekan kerja. Mungkin kelebihannya yang bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat.

Jadilah Pekerja yang Bersahabat
Di tempat kerja, tunjukkanlah pada rekan kerja bahwa Anda adalah orang yang terbuka. Ramahlah terhadap siapapun di tempat kerja, bukan hanya kepada atasan saja. Atasan bukanlah satu-satunya orang yang harus diambil hatinya di tempat kerja. Anda masih membutuhkan rekan kerja untuk menyelesaikan pekerjaan.

Oleh sebab itu, ciptakanlah suasana yang hangat antara Anda dan mereka. Sematkanlah pujian pada setiap pencapaian mereka. Jangan ragu bertanya dengan alasan apapun.