Budaya Bagi Kemajuan Organisasi
Budaya Bagi Kemajuan Organisasi

Tipshidupsukses.web.id – Diskusi berdasarkan pendirian bisnis menjadi sangat menarik, ketika saya bertemu orang-orang muda. Saya ingat bahwa suatu ketika, ketika saya belajar akuntansi beberapa dekade yang lalu, disebutkan bahwa tujuan membangun bisnis adalah untuk memaksimalkan keuntungan perusahaan. Dan setelah belajar di sekolah bisnis, diajarkan bahwa jika kita membangun bisnis dengan tujuan memaksimalkan manfaat, dikatakan tidak tepat. Sekarang saya melihat bahwa ada banyak perusahaan baru yang manfaatnya negatif, tetapi harga perusahaan sangat tinggi.

Bertemu dengan anak muda yang mempunyai ambisi mempunyai kehidupan yang lebih baik, berbincang dengan saya, pada saat saya mengatakan, kalau mau membangun usaha dan berhasil harus mempunyai tujuan yang jelas, dan tujuannya bukan untuk mencari uang. Kemudian dia bertanya, “kalau kita membangun usaha bukan ujung-ujungnya juga cari duit?”, jawaban saya adalah, ya uang harusnya menjadi akibat dari membangun usaha bukan menjadi tujuan utama. Saya memberikan banyak gambaran, bahwa kalau usaha tujuannya uang, maka uangnya akan lari lebih cepat dari kekuatan kita untuk mengejar uang. Saat saya memberi contoh ini, si Anak muda tersebut menjadi semakin bingung.

Saya beri gambaran tentang bisnis rumah makan, saya pernah mempunyai pelanggan yang menurut saya pada saat itu masakannya ok, harganya juga relatif murah. Suatu saat saya memesan ikan goreng, dan setelah saya mulai makan, terasa ikannya sudah basi. Awal rumah makan tersebut buka memang ramai pengunjungnya, tetapi lama kelamaan semakin sepi, dan akhirnya tutup. Saya mengira pada saat sudah mulai ramai, rumah makan tersebut tidak lagi memperhatikan kualitas makanannya, yang dipikirkan hanya bagaimana mendapatkan untung yang besar, dengan membeli bahan bahan yang murah. Akhirnya yang tadinya banyak pelanggan menjadi sepi.

Pada saat seseorang mendirikan perusahaan, kemudian dia mempunyai tujuan, dan tujuan itulah yang akan membentuk budaya di perusahaan atau organisasi tersebut. Itu sebabnya dalam membangun usaha harus bertujuan positif, ada perusahaan yang didirikan dengan tujuan balas dendam karena pendirinya merasa disakiti oleh orang lain, maka pada saat menjalankan usahanya secara sadar atau tidak sadar akan dibangun dengan semangat balas dendam. Dalam halnya suatu negara kalau dibangun dengan latar belakang ingin menguasai, maka budaya yang terbentuk adalah menguasai, dan semua jajarannya juga ingin menguasai. Kalau negara dibangun atas dasar kemakmuran rakyatnya, maka seorang pemimpin akan berusaha bagaimana membangun kemakmuran rakyatnya, dan semua jajarannya juga akan berpikir dan bertindak searah dengan tujuan sang pemimpin.

Baca juga : Lingkungan Dapat Mempengaruhi Kesuksesan Anda

Apakah bila seorang pemimpin baik itu pemimpin negara atau pemimpin perusahaan mempunyai tujuan yang baik, perusahaannya akan menjadi baik? Belum tentu juga, karena didalam perusahaan atau negara pasti ada orang orang yang cukup banyak dan mempunyai kepentingan sendiri sendiri. Disinilah sebenarnya tantangan seorang pemimpin, bagaimana dia membawa organisasinya pada saat menghadapi tantangan, semakin besar tantangan yang dihadapi, kalau sang pemimpin dapat mengatasi, maka akan semakin kuatlah sang pemimpin tersebut. Karena kekuatan seorang pemimpin akan dibuktikan dengan adanya tantangan yang dihadapi, semakin lama tantangannya akan semakin besar. Ini sesuai dengan peribahasa yang mengatakan semakin tinggi pohon, akan semakin kencang angin yang menimpanya. Maka itu pohon yang paling kuat adalah pohon bambu, pohon bambu bisa menjulang sangat tinggi sekali, dan pada saat kena angin yang kencang dia akan lentur mengikuti arah angin tetapi tidak terbawa oleh angin.

Pelajaran yang saya dapatkan
Membangun perusahaan atau organisasi harus mempunyai tujuan yang jelas dan baik, karena tujuan ini nanti akan membentuk budaya perusahaan. Budaya perusahaan atau organisasi yang kuat akan membuat perusahaan atau organisasi menjadi kuat. Budaya ini juga yang nantinya akan menarik orang-orang yang sesuai dengan budaya tersebut, orang-orang yang cocok dengan budaya perusahaan akan dapat mengembangkan karirnya di perusahaan tersebut.

Saya melihat bahwa dalam membesarkan usaha atau organisasi, salah satu hal yang terpenting adalah membangun budaya perusahaan yang kuat, Prof Michael Porter juga menggambarkan di teorinya Value Chain Analysis, di supporting yang gambarnya diletakan paling atas adalah company culture, tanpa supporting yang kuat maka perbaikan proses didalam perusahaan akan sulit terjadi. Sebenarnya ini yang terjadi, pada beberapa tahun lalu digaungkan business process reengineering, banyak yang gagal, karena tidak melihat sisi supporting yang digambarkan oleh Prof. Michael Porter.